Senin, 17 Januari 2011

Intip 8 Profesi Asyik, Yuk!


Intip 8 Profesi Asyik, Yuk!

Ada delapan profesi yang bisa kamu jalani sebagai sebuah pekerjaan yang mengasyikkan sekaligus menjadi sumber penghasilanmu seperti dilansir laman Yahoo! News. Yuk, kita intip!

1. Desainer grafis
Halaman majalah menarik perhatianmu? Bayangkan jika kamu bisa mendesain layout halaman majalah tersebut sehingga menarik perhatian pembaca. Atau kamu ingin menjadi bagian dari bisnis pertunjukan? Kamu bisa mengkhususkan dirimu dalam merancang daftar kredit (credit sequences atau credit title) untuk sebuah program televisi atau film.

Semua itu bisa kamu lakukan dengan menjadi desainer grafis. Selain bisa membantumu mengembangkan kreativitas, menjadi desainer grafis juga membuatmu menghasilkan uang, kan?

Sekarang, saatnya mencari kampus terdekat yang menyediakan program studi desain grafis untuk mengasah bakatmu. Posisi desainer grafis biasanya diisi oleh mereka yang memegang gelar sarjana dalam bidang desain grafis. Namun, jika kamu pernah mengikuti kursus atau program non gelar dalam bidang desain grafis, hal itu juga bisa menjadi modalmu menekuni profesi ini.

2. Public Relations (PR) atau Marketing Specialist
Jika kamu menyukai bersosialisasi, pekerjaan ini mungkin cocok untukmu. PR dan marketing specialist adalah pekerjaan yang bertumpu pada kemampuan berhubungan dengan orang, serta menciptakan kesadaran pada orang lain atas suatu produk atau jasa.

Dengan menekuni profesi ini, kamu bisa membuat kreasi kampanye penjualan yang memukau banyak orang. Profesi ini juga memuluskan jalanmu untuk menjadi bintang dalam industri media, mulailah dengan menjadi staf ahli bidang PR.

Bekalmu adalah pendidikan pada program studi PR, jurnalistik, pemasaran (marketing), atau komunikasi. Kamu juga bisa memperkaya keterampilanmu dengan mengikuti berbagai pelatihan dalam bidang periklanan, administrasi bisnis, keuangan, psikologi, sosiologi, dan menulis kreatif.

3. Akuntan Forensik
Jika kamu mencintai matematika dan teliti akan detail, kamu bisa berpartisipasi dalam menangkap para penjahat kerah putih dengan menyelidiki kejahatan keuangan seperti penggelapan dan pemalsuan data keuangan.

Bagian menyenangkan dari profesi ini, kamu mungkin akan bekerja sama dengan petugas hukum selama proses investigasi. Kamu bahkan mungkin akan muncul sebagai saksi ahli dalam sebuah persidangan yang membuatmu harus mengidentifikasi sebuah kejahatan keuangan seperti pencucian uang. Seru, ya?!

Nah, untuk itu, siapkan dirimu dengan belajar pada bidang studi akunting atau bidang yang berhubungan dengan keuangan lainnya. Kamu juga perlu mempertimbangkan meraih gelar master dalam bidang administrasi bisnis dengan konsentrasi akunting.

4. Chef
Makanan menjadi gairahmu? Atau kamu terobsesi dengan detail dalam setiap makanan yang kamu santap?

Bayangkan merancang dan merencanakan seluruh menu yang dapat menunjukkan keahlian kulinermu. Kamu akan merasakan serunya bekerja di dapur hotel atau restoran yang sibuk. Sebagai chef, kamu bisa menciptakan makanan khasmu yang akan diburu banyak orang.

Perlu diingat, profesi ini bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan sambil bermalas-malasan. Tapi kamu enggak akan bosan!

Mengikuti kursus kuliner dapat membantumu mempelajari teknik-teknik memasak yang baik. Kamu juga bisa melatih keahlianmu memasak dalam atmosfer dapur yang sibuk. Dengan mengikuti kursus serupa, kamu juga bisa belajar bagaimana menciptakan menu dan nantinya menjalankan sebuah bisnis kuliner.

5. Terapis pijat
Jika kamu suka membuat hubungan personal dengan orang lain, menjadi terapis pijat bisa menjadi pilihan profesimu. Sebagai terapis pijat, kamu bisa mendapatkan kepuasan dari membantu orang lain meredakan rasa stres dan sakit mereka.

Terapis pijat menciptakan ikatan yang didasari kepercayaan dengan orang yang kamu tolong. Selain itu, kamu juga bisa menghabiskan harimu di tempat spa, kan?

Beberapa negara ada yang memasang syarat, seorang terapis pijat harus memiliki pendidikan formal. Jadi, persiapkan dirimu ya!

6. Perencana rapat dan pertemuan
Apakah kamu terkenal sebagai perencana pesta ulung? Manfaatkan keahlianmu itu untuk membantu orang lain membuat pesta yang unik dan menyenangkan, sekaligus memenuhi pundi-pundi uangmu!

Yang menyenangkan dari profesi ini, kamu akan berhubungan dengan banyak klien dan harus memilih hiburan apa yang akan disajikan, mengatur program acara, serta memperhatikan semua detail untuk memastikan sebuah acara berjalan lancar. Profesi ini adalah sebuah karir yang menjanjikan untuk mengikutsertakan sentuhan pribadimu pada berbagai acara besar perayaan dan pertemuan perusahaan.

Kamu bisa mempersiapkan diri dengan mempelajari bidang pemasaran (marketing), public relations, komunikasi, bisnis, dan manajemen perhotelan. Ketika kamu sudah cukup pengalaman, kamu bisa menjadi konsultan independen atau memulai bisnis perencana kegiatanmu sendiri.

7. Desainer interior
Jika kamu jenis orang yang memiliki 'mental' perombak, pikirkan untuk memilih desainer interior sebagai profesimu.  

Kamu sering memiliki ide-ide kreatif untuk 'mendandani' gedung lama? Ketika kamu mendapat pelatihan yang tepat dan pengalaman, kamu bisa berkolaborasi dengan arsitek dan kontraktor untuk memperbaiki struktur sebuah gedung.
Atau kamu memiliki ketertarikan akan lingkungan? Kamu bisa mengembangkan 'desain hijau' dengan memanfaatkan berbagai furnitur dan bahan konstruksi yang ramah lingkungan. 

Program studi desain interior dapat membantumu menyiapkan diri memasuki profesi ini. Dengan mempelajari desain interior, kamu akan mengerti tentang bagaimana menggambar desain, perspektif, perencanaan spasial, teori warna, dan prinsip-prinsip desain. Buatlah juga portofoliomu selama kamu menempuh studi.

8. Desainer video game
Jangan cuma mencintai video game dengan memainkannya. Ubah hobimu menjadi karir! Sebab, saat ini bidang video game telah lebih besar daripada film dalam dunia hiburan.

Bagian menyenangkan dari profesi ini, kamu bisa memanfaatkan keahlianmu membuat sketsa orang atau tempat untuk menciptakan karakter dan lingkungan yang akan memperkaya video game buatanmu. Kamu bisa menggambar menggunakan tangan atau komputer untuk membuat storyboard yang memperlihatkan alur permainanmu.

Untuk mempersiapkan dirimu, selain mengambil studi dalam bidang desain grafis, kamu juga bisa mengambil berbagai program kursus yang ditawarkan sekolah-sekolah desain video game. Tentukan sendiri pilihan kalian
:)

Dukung Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional


Dukung Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional
Bahasa Indonesia secara syarat yang telah ditentukan sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk menjadi bahasa internasional atau bahkan dunia.
Ahli Sastra dan Sosial Budaya Universitas Indonesia, Maman Soetarman Mahayana mengatakan, syarat yang sudah terpenuhi antara lain jumlah penutur bahasa Indonesia lebih besar dibanding penutur bahasa Inggris.

Selain itu, luas penyebaran bahasa Indonesia sudah merambah ke berbagai negara di dunia dan banyak dipelajari oleh warga negara lain.

“Saat ini saja sudah banyak perguruan tinggi di kota-kota besar di banyak negara yang mengajarkan bahasa Indonesia,” tutur Maman.

Tak hanya syarat, desakan dari berbagai negara agar pemerintah Indonesia mendirikan Pusat Pengkajian Bahasa Indonesia di luar negeri, untuk mempermudah mereka belajar bahasa Indonesia pun terus bergulir.

Terdengar cukup membanggakan ya, mengingat banyak dari warga Indonesia justru mengikuti tren menggunakan bahasa maupun istilah asing.

Eitt…ada lagi yang lebih membanggakan. Konferensi Internasional Liga Universitas Islam II di Institut Studi Islam Darussalam (ISID) membuahkan hasil berupa usulan agar bahasa Indonesia digunakan sebagai salah satu bahasa internasional di negara-negara Islam, selain bahasa Arab.

Cukup banyak memang dukungan untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Yang terbaru, ajakan mendukung harapan ini lewat jejaring sosial Facebook. Tengok saja akun Dukung Bahasa Indonesia jadi Bahasa Internasional.

Ini hanyalah sebuah media untuk menyampaikan dukungan, tapi yang lebih penting adalah implementasinya. Bagaimana kita berbicara, apakah sudah menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar atau belum. Itu yang dirasa cukup penting.

Bahkan menurut pengamat pendidikan Arief Rahman, usahakan untuk mencari padanan kata dalam bahasa Indonesia, jadi tidak menggunakan istilah atau kata-kata dari bahasa asing.

Bagaimana dengan Anda, mau mendukung atau tidak?

sumber :
okezone.com 

Lebih Intelek Pakai Bahasa Indonesia Loh


Lebih Intelek Pakai Bahasa Indonesia Loh
       Penggunaan bahasa Indonesia oleh masyarakat saat ini cukup membuat miris para pengamat bahasa. Bagaimana tidak, hampir disemua lini keilmuan banyak mengunakan istilah asing.
Sebut saja pada bidang pariwisata, ekonomi, politik dan teknologi hampir keseluruhannya ditemukan istilah asing.

Parahnya, masyarakat Indonesia seakan terpengaruh atau terbawa dengan kebiasaan penggunaan bahasa asing tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat Indonesia terkesan lebih bangga menggunakan bahasa asing dibandingkan dengan bahasa nasional.

Fenomena seperti ini menurut Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendiknas, Yeyen Maryani, terjadi karena faktor pengaruh globalisasi dan perkembangan zaman yang membuat pergeseran kebanggaan.

Saat ini, menurutnya, generasi muda kurang bangga lagi terhadap jati diri bangsanya, khususnya melalui bahasa. Padahal bahasa adalah lambang jati diri bangsa.

“Bahasa adalah lambang jati diri bangsa, nah generasi muda itu harus dipahamkan bahwa kita punya jati diri yang harus dijunjung,” ujar Yeyen .
Menurut Ahli Bahasa dan Budaya Universitas Indonesia melihat persoalan ini lebih kepada persoalan tidak percaya diri.

Menurutnya, bila seseorang dalam kesehariannya lebih senang menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia, hal itu menunjukkan bahwa pribadi tersebut tidak percaya diri (pede) pada kualitas bahasa nasionalnya sendiri.

Selain itu, Maman melihat bahwa fenomena seperti ini merupakan bentuk tidak bangganya masyarakat Indonesia terhadap budaya bangsanya sendiri tapi sebaliknya melihat kebudayaan asing sebagai sesuatu yang membanggakan, sedangkan budaya Indonesia masih harus dikukuhkan. Pandangan yang seperti itu, lanjut Maman, merupakan pandangan dari pribadi yang setengah matang.

Namun Yeyen dan Maman sependapat bahwa persoalan ini terjadi juga karena faktor tidak percaya diri dalam hal lain, seperti penggunaan bahasa asing diartikan sebagai bentuk menunjukan diri sebagai orang hebat.

“Sebetulnya justru menggunakan bahasa Indonesia lebih intelektual, karena berarti dia mampu mencari padanan atau istilah asing itu ke bahasanya sendiri. Justru itu yang disebut intelektualitas,” ungkap Maman

sumber :
okezone.com

PENYALAHGUNAAN DATA


PENYALAHGUNAAN DATA
Data adalah suatu info yang jika digabungkan akan menjadi suatu informasi yang nantinya akan menjadi suatu acuan bagi masyrakat. Belakangan ini banyak orang yang menyalahgunakan data untuk kepentingannya sendiri. Padahal itu sangat merugikan orang lain.

Di bawah ini ada beberapa contoh penyalahgunaan data untuk tujuan tindak kejahatan :

1. Salah satu contoh penyalahgunaan data. Verizon Business melakukan studi terhadap pencurian data pada sejumlah industri, seperti Retail, Makanan dan Minuman, Pelayanan Jasa Tehnologi dan Pelayanan Jasa Keuangan. Mereka juga memeriksa lebih dari 500 investigasi forensik yang berisi 230 juta catatan selama lebih dari empat tahun.
Studi tersebut menemukan bahwa tiga perempat pencurian data berlanjut pada penyalahgunaan data hanya dalam beberapa hari. Studi tersebut juga menemukan bahwa 63% perusahaan tidak menyadari terjadinya pencurian data sampai beberapa bulan data mereka telah disalahgunakan. Lebih parah lagi, 70% dari data yang dicuri ditemukan oleh pihak ketiga, seperti para pelanggan atau bank, yang artinya kebanyakan perusahaan tidak sadar bahwa data mereka telah disalahgunakan sampai mereka mendapat peringatan dari pihak luar. Dan bahkan sampai kehilangan ditemukan, hampir setengah dari mereka membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk membereskan masalah ini, dan hanya 37% yang berhasil membereskan dalam hitungan hari atau jam.
Metode yang paling sering digunakan untuk mencuri data perusahaan adalah dengan melakukan hacking (59%)
Studi tersebut merekomendasikan agar perusahaan memusatkan perhatian terhadap implementasi dasar keamanan data – seperti melakukan pengawasan data log secara aktif dan membuat rencana perlindungan data – sebelum mereka melakukan perlindungan ekstra terhadap hacking yang canggih atau serangan dari malware.
“Penembusan keamanan dan penyalahgunaan dari data yang sensitif adalah hal nyata dan menjadi perhatian pada perusahaan di seluruh dunia, demikian dikatakan Peter Tippett, wakil presiden dari Penelitian dan Intelijen Verizon Business Security Solutions. “Dengan melakukan tindakan tersebut akan menolong perusahaan untuk mengerti pencurian data…dan yang paling penting adalah mendorong organisasi untuk proaktif dalam menjaga keamanan mereka.”

2. Contoh lain penyalahgunaan data adalah untuk tujuan tindak kejahatan seperti penipuan, pemerasan, pengrusakan harta (misalnya melalui spamming sms atau email), ataupun pencurian data (seperti pencurian data keuangan berdasarkan akses ke sistem komputer keuangan). Di Malaysia baru-baru ini, para orang tua calon mahasiswa yang gagal mendapatkan tempat di perguruan tinggi negeri sangat terganggu dengan telepon dan surat tak diundang yang menawarkan berbagai program kuliah di beberapa institusi pendidikan swasta di Malaysia. Hal ini diduga terjadi karena kebocoran database yang mungkin disebabkan oleh oknum departemen pendidikan Malaysia (The Star, 6/8/2005).
Kebocoran data seperti ini seringkali terjadi terutama karena praktek jual beli data pelanggan masih dilihat lumrah oleh pihak pebisnis dan industri pemasaran. Malah melalui Internet, modus operandinya menjadi lebih canggih dengan penggunaan mata-mata elektronik (biasa disebut cookies) yang berfungsi menyerap dan mendeteksi preferensi konsumen ketika mereka mengunjungi website-website di Internet. Dan, melalui Internet pula, data-data berkaitan dengan kepemilikan kartu kredit luas diperjualbelikan atau disebarkan oleh para pencuri data.

3. Jaringan penyimpanan membantu perusahaan mempercepat akses ke data dan mengurangi administrasi overhead, tetapi dapat meninggalkan data penting rentan. data theft and data misuse. Tanpa perlindungan yang tepat, jaringan akan menghadapi risiko besar dari akses yang tidak sah, pencurian data dan penyalahgunaan data. Jika Anda khawatir tentang isu keamanan ini dan mencari cara untuk menjaga dan melindungi data sensitif dalam lingkungan jaringan anda. Mungkin DataFort, keamanan alat penyimpanan yang dikembangkan oleh Decru (anak perusahaan NetApp), dapat melakukan sesuatu untuk Anda.
DataFort dirancang untuk melindungi terhadap serangan internal dan eksternal. Hal ini juga memberikan keamanan unified platform untuk semua penyimpanan lingkungan, termasuk jaringan terpasang penyimpanan, tempat penyimpanan jaringan, langsung terpasang-penyimpanan, dan iSCSI jaringan pita penyimpanan. Salah satu kunci fitur DataFort adalah encrypts data sebelum data ditulis ke disk atau tape. Oleh encrypting data, hanya berwenang orang yang dapat membaca data. Ini akan menolak orang yang tidak sah mengakses data yang sensitif.
Terdapat penyimpanan enkripsi prosesor (SEP) di jantung DataFort Ini adalah perangkat keras yang memungkinkan mesin full duplex, multi-gigabit kecepatan enkripsi kunci dan manajemen. Hal ini juga mencakup enkripsi AES-256, yang dioptimalkan untuk melindungi data yang tersimpan. Terdapat Lifetime kunci Management Software automates pengarsipan yang aman dari kunci enkripsi di seluruh organisasi, yang datang bersama DataFort. Data akan tetap aman sehingga tersedia untuk penggunaan tidak peduli berapa lama disimpan.
Sayangnya, kekhawatiran demi kekhawatiran diatas kelihatannya hanya akan tetap menjadi pertanyaan konsumen. Sejauh mana keseriusan pemerintah untuk menanggulangi potensi penyalahgunaan data pribadi belum terlihat maksimal, setidaknya menjelang dibelakukannya peraturan pendaftaran dan pendataan pengguna produk prabayar pada April 2006 nanti. Pendekatan apa yang hendak dipakai oleh pemerintah dan industri dalam mengatur pendaftaran, penyimpanan, pemakaian, eksploitasi dan juga pemrosesan data pribadi konsumen? Perangkat perundangan yang bagaimana yang akan dipakai untuk memastikan itu semua? Apakah pihak industri akan dilibatkan dalam menentukan standar pengaturannya (self-regulatory approach)? Kondisi bagaimana yang menjustifikasi pemerintah untuk meminta operator prabayar menyerahkan data seorang yang diduga melakukan pelanggaran hukum? Seberapa lama pihak operator diwajibkan menyimpan data konsumen? Apakah pihak operator boleh menggunakan data konsumen prabayarnya untuk kegunaan lain? Apakah ada sangsi hukum bagi penyalahguna data prbadi konsumen? Dan sederet pertanyaan lainnya masih menyisa. Tanpa memberikan kepastian aspek-aspek diatas, pengaturan pendaftaran prabayar ini tampak menjadikan posisi konsumen industri telekomunikasi semakin melemah sehingga mengabaikan asas keseimbangan.